Tiga orang ditangkap karena diduga terlibat dalam raket perjudian online yang akan ditahan di bawah POCA

Tiga orang ditangkap karena diduga terlibat dalam raket perjudian online yang akan ditahan di bawah POCA

KUALA LUMPUR: Tiga orang yang ditahan karena diduga terlibat dalam perjudian online ilegal akan ditahan berdasarkan Pencegahan Tindak Pidana (POCA) 1959.

Kepala CID Kuala Lumpur Senior Asst Comm Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid mengatakan ketiganya akan ditahan mulai Selasa (13 Oktober) untuk memfasilitasi penyelidikan polisi terhadap sindikat perjudian di Cheras.

"Kami akan menahan mereka di bawah POCA dan akan menyelidiki masalah ini lebih lanjut," katanya.

Direktur CID Bukit Aman Comm Datuk Huzir Mohamed sebelumnya mengatakan bahwa ketiga pria tersebut, yang sebelumnya ditangkap oleh pelaku korupsi, telah ditangkap kembali oleh polisi saat dibebaskan pada hari Minggu (11 Oktober).

"Mereka telah ditangkap untuk membantu penyelidikan polisi atas operasi perjudian online ilegal. Kami akan memperbarui perkembangan kasus tersebut dari waktu ke waktu," katanya Minggu malam.

Dilaporkan bahwa sembilan orang yang ditahan oleh MACC telah dibebaskan dengan jaminan MACC pada hari Minggu (11 Oktober).

Namun, CID telah menangkap tiga dari mereka.

Permohonan penahanan untuk trio tersebut ditolak oleh pengadilan pada Senin (12/10) dan mereka kemudian ditangkap kembali oleh polisi.

MACC sebelumnya telah memanggil sembilan petugas polisi senior pada hari Jumat (9 Oktober) untuk memfasilitasi penyelidikannya karena memperluas jaringnya dalam memaku mereka yang terlibat dalam perjudian online dan kegiatan penipuan Makau.

Namun, sumber mengatakan petugas tidak ditangkap sehubungan dengan melindungi kegiatan ilegal yang dijalankan oleh kartel lokal.

"Mereka dipanggil untuk merekam pernyataan mereka sekarang tapi tidak ditangkap," kata sumber yang mengetahui kasus tersebut.

Sumber tersebut menyebutkan, hingga saat ini, 39 orang saksi telah dipanggil untuk dicatat keterangannya dan dari jumlah tersebut, 19 orang telah ditahan.

"MACC secara agresif melacak anggota sindikat yang tersisa, dengan fokus untuk menemukan penegak hukum yang terlibat," kata sumber itu, menambahkan bahwa MACC sejauh ini telah membekukan 736 akun dan menyita RM101 juta sehubungan dengan penyelidikan ini.

Petugas polisi senior diyakini terikat di Kuala Lumpur dan markas polisi distrik dan termasuk dua OCPD dan empat petugas dari Departemen Investigasi Kriminal (CID), kata sumber juga.

Polisi juga memanggil beberapa petugas CID senior untuk membantu penyelidikan dan memberikan pernyataan mereka.

. (tagsToTranslate) Perjudian Ilegal (t) Online (t) Penangkapan (t) POCA 1959 (t) Polisi (t) Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid (t) CID