Polisi menangkap kembali trio yang terkait dengan sindikat perjudian online setelah pengadilan menolak permohonan penahanan

Polisi menangkap kembali trio yang terkait dengan sindikat perjudian online setelah pengadilan menolak permohonan penahanan

KUALA LUMPUR: Tiga orang telah ditangkap kembali atas dugaan keterlibatan mereka dengan raket judi online ilegal, setelah permohonan untuk menahan mereka ditolak.

Kepala CID Kuala Lumpur Senior Asst Comm Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid mengatakan ketiganya ditangkap sebelumnya pada Minggu (11 Oktober), setelah mereka dibebaskan oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) dengan jaminan MACC.

"Pengajuan penahanan kami ditolak hari ini (12 Oktober). Namun, kami sudah menahan mereka terkait kasus perjudian online ilegal di Cheras," ujarnya saat dihubungi, Senin (12/10).

SAC Nik Ros Azhan mengatakan polisi akan mengajukan penahanan mereka pada Selasa (13 Oktober) di markas polisi distrik Dang Wangi.

Dilaporkan bahwa sembilan orang yang ditahan oleh MACC dibebaskan dengan jaminan MACC pada hari Minggu.

MACC sebelumnya telah memanggil sembilan petugas polisi senior pada hari Jumat (9 Oktober) untuk memfasilitasi penyelidikannya karena memperluas jaringannya untuk menangkap mereka yang terlibat dalam perjudian online dan sindikat penipuan Makau.

Sumber yang mengetahui kasus tersebut mengatakan hingga saat ini, 39 saksi telah dipanggil untuk dicatat keterangannya, dan 19 di antaranya sudah dikembalikan.

"MACC secara agresif melacak anggota sindikat yang tersisa, dengan fokus menemukan penegak hukum yang terlibat," kata sumber itu.

MACC sejauh ini telah membekukan 736 akun dan menyita RM101 juta sehubungan dengan penyelidikan ini.

Petugas polisi senior diyakini terikat di Kuala Lumpur dan markas polisi distrik dan termasuk dua OCPD dan empat petugas dari Departemen Investigasi Kriminal (CID), kata sumber juga.

Polisi juga memanggil beberapa petugas CID senior untuk membantu penyelidikan dan memberikan pernyataan mereka.

. (tagsToTranslate) Perjudian online (t) Penangkapan (t) Polisi (t) MACC (t) Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid