Polisi menangkap 48 warga negara China yang mengoperasikan perjudian online dari kondominium di Ampang | Malaysia

Polisi menangkap 48 warga negara China yang mengoperasikan perjudian online dari kondominium di Ampang | Malaysia
Kepala polisi distrik Wangsa Maju, Supt Rajab Ahad Ismail mengatakan tersangka terdiri dari 43 pria dan lima wanita, semuanya berusia antara 21 dan 47 tahun. - Foto oleh Mukhriz Hazim
Kepala polisi distrik Wangsa Maju, Supt Rajab Ahad Ismail mengatakan tersangka terdiri dari 43 pria dan lima wanita, semuanya berusia antara 21 dan 47 tahun. – Foto oleh Mukhriz Hazim

KUALA LUMPUR, 19 Okt – Empat puluh delapan warga negara China yang diduga mengoperasikan judi online dari tiga unit kondominium di Jalan Ampang Hilir, di sini, ditangkap pada 16 Oktober.

Kepala polisi distrik Wangsa Maju, Supt Rajab Ahad Ismail mengatakan tersangka terdiri dari 43 pria dan lima wanita, semuanya berusia antara 21 dan 47 tahun.

Dia mengatakan sindikat tersebut telah beroperasi sejak enam bulan lalu dan menyewa unit mewah dengan harga RM11.000 hingga RM12.000 per bulan.

“Modus operandi mereka adalah mempromosikan perjudian online untuk pasar China dengan mengirimkan ratusan pesan melalui WeChat, WhatsApp, QQChat kepada pelanggan di republik.

"Sindikat ini juga menargetkan kondominium dan bungalow mewah untuk digunakan operasionalnya," kata Supt Rajab Ahad dalam keterangannya, di sini, hari ini.

Dia mengatakan selama pemeriksaan tiga tempat, tim polisi menyita 245 ponsel, 26 laptop, 15 CPU dan empat router modem, semuanya bernilai sekitar RM250.000, dan dibawa bersama para tersangka ke markas polisi distrik.

“Setelah ditahan selama tiga tiga hari hingga hari ini, perintah penahanan terhadap tersangka akan diperpanjang untuk penyelidikan lebih lanjut berdasarkan Pasal 4 (1) (g) Undang-Undang Rumah Permainan Umum 1953 dan Pasal 6 (1) (c) Undang-Undang Imigrasi 1959/63, ”tambahnya. – Bernama

. (tagsToTranslate) polisi (t) penangkapan (t) perjudian online (t) ampang (t) penangkapan warga negara cina (t)