Polisi menangkap 37 orang dalam perjudian online di Petaling Jaya | Malaysia

Polisi menangkap 37 orang dalam perjudian online di Petaling Jaya | Malaysia
Kapolsek Petaling Jaya ACP Nik Ezanee Mohd Faisal berbicara saat konferensi pers di Mabes Polres Petaling Jaya 21 Agustus 2020. - Bernama pic
Kapolsek Petaling Jaya ACP Nik Ezanee Mohd Faisal berbicara saat konferensi pers di Mabes Polres Petaling Jaya 21 Agustus 2020. – Bernama pic

KUALA LUMPUR, 3 Okt – Sebanyak 26 pria dan 11 wanita ditangkap kemarin oleh Polres Petaling Jaya karena mempromosikan dan mengelola lebih dari 500 aplikasi judi online.

Kapolsek Petaling Jaya ACP Nik Ezanee Mohd Faisal mengatakan para tersangka, yang berusia antara 21 hingga 43 tahun, ditangkap dalam penggerebekan yang dilakukan di sebuah tempat bisnis di Seksi 13 Petaling Jaya.

Dia mengatakan bahwa tempat tersebut telah beroperasi selama tiga bulan terakhir, dengan kedok perusahaan pengembang game perangkat lunak.

Perusahaan membayar gaji stafnya mulai dari RM2.500 hingga RM10.000 sebulan tergantung pada tugas mereka.

“Inspeksi lebih lanjut di tempat menghasilkan penemuan alat dan perangkat yang dipercaya digunakan untuk promosi dan menerima taruhan. Selain itu, perusahaan juga diketahui mempromosikan, merancang, mengembangkan, mengelola, memantau, dan memberikan bantuan teknis online untuk lebih dari 500 aplikasi perjudian online, ”kata Nik Ezanee dalam sebuah pernyataan hari ini.

Dia menambahkan, jaringan sindikat telah ditemukan melalui penyelidikan awal, yang melibatkan rekening transaksi dari tujuh bank berbeda di negara tetangga.

Nik Ezanee mengatakan para tersangka saat ini menjalani perintah penahanan tiga hari untuk penyelidikan berdasarkan Bagian 4 (1) (c), 4 (1) (h), dan 4 (1) (g) dari Common Gaming Houses Act 1953 untuk mengoperasikan, mempromosikan, dan mengelola taruhan online. – Bernama

. (tagsToTranslate) pdrm (t) perjudian online (t) petaling jaya (t) polisi malaysia