Perjudian: Dua polisi di antara trio ditangkap kembali setelah pengadilan menolak permohonan penahanan | Malaysia

Perjudian: Dua polisi di antara trio ditangkap kembali setelah pengadilan menolak permohonan penahanan | Malaysia
Kepala Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Kuala Lumpur SAC Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid mengatakan ketiganya ditangkap kemarin setelah mereka dibebaskan dengan jaminan MACC, tetapi pengadilan telah menolak permohonan penahanan polisi terhadap mereka hari ini. - Foto Reuters
Kepala Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Kuala Lumpur SAC Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid mengatakan ketiganya ditangkap kemarin setelah mereka dibebaskan dengan jaminan MACC, tetapi pengadilan telah menolak permohonan penahanan polisi terhadap mereka hari ini. – Foto Reuters

KUALA LUMPUR, 12 Oktober – Tiga orang, termasuk dua polisi, yang sebelumnya ditahan oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) untuk membantu penyelidikan kasus perjudian dan Scam Makau, ditangkap lagi atas kasus perjudian di Cheras.

Kepala Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Kuala Lumpur SAC Nik Ros Azhan Nik Ab Hamid mengatakan ketiganya ditangkap kemarin setelah mereka dibebaskan dengan jaminan MACC, tetapi pengadilan telah menolak permohonan penahanan polisi terhadap mereka hari ini.

“Lamaran baru akan segera dibuat,” ujarnya kepada Bernama saat dihubungi hari ini.

Kasus ini akan diselidiki berdasarkan Bagian 4 (1) (c) Undang-Undang Rumah Permainan Umum 1953.

Bernama kemarin melaporkan bahwa sembilan orang termasuk tujuh petugas polisi dan personel yang ditahan atas keterlibatan dengan perjudian online dan sindikat pencucian uang telah dibebaskan dengan jaminan MACC.

Namun, polisi memastikan bahwa delapan dari mereka telah ditahan untuk memberikan keterangan tentang aktivitas perjudian di sekitar Kuala Lumpur. – Bernama

. (tagsToTranslate) polisi (t) penangkapan (t) perjudian (t) komisi antikorupsi Malaysia (t) penangkapan penipuan macau (t) nik ros azhan nik ab hamid