25 penangkapan saat polisi menutup situs perjudian online

25 penangkapan saat polisi menutup situs perjudian online

Wakil Gubernur Bangkok Sakoltee Phattiyakul mengatakan Jalan Khao San yang ikonik di ibu kota akan dibuka kembali untuk perdagangan, menargetkan pasar lokal Thailand dan ekspatriat. Jalan ini biasanya menjadi kiblat bagi wisatawan internasional, khususnya backpacker muda yang melakukan perjalanan ziarah melalui Asia Tenggara.

Ada upaya pra-Covid yang gagal untuk mencampuri area yang telah lama berdiri, dan agak bobrok, campuran toko, bar, vendor, dan penipu. Meskipun tidak terlalu populer di kalangan penduduk setempat, Jalan Khao San yang lama merupakan magnet bagi wisatawan. Upaya Otoritas Metropolitan Bangkok untuk melakukan gentrifikasi di daerah tersebut mengakibatkan sejumlah upaya yang gagal untuk menjinakkan para pedagang dan membawa pesanan ke zona perbelanjaan yang sibuk.

Tetapi penutupan toko-toko dan kurangnya wisatawan dari wabah Covid memberikan jeda yang dibutuhkan BMA untuk "memilah" Jalan Khao San yang lama dan melakukan perubahan untuk akhirnya pembukaan kembali Jalan Khao San yang baru.

Pandemi Covid-19 telah menghantam jalan dengan keras, dengan bisnis tutup, dan absennya turis internasional yang biasanya merupakan 90% dari pengunjung Khao San. Sekarang Sakoltee mengatakan sudah waktunya jalan untuk hidup kembali, mengatakan vendor akan menargetkan demografi baru dari warga lokal Thailand dan ekspatriat sementara perbatasan sebagian besar tetap ditutup.

The Bangkok Post melaporkan bahwa Sakoltee memimpin rapat kemarin untuk merencanakan pembukaan kembali, yang diharapkan akan terjadi pada akhir bulan ini. Dipahami vendor tambahan yang menarik kebiasaan lokal akan mendirikan toko di jalan, dengan berbagai acara bulanan untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Gubernur Bangkok Aswin Kwanmuang mengatakan area di sekitar jalan akan dibersihkan, khususnya Chong Nonsi Khlong, atau kanal. Para pejabat berencana untuk mengubah jalur air dan daerah sekitarnya menjadi daya tarik pengunjung, sebuah proyek pembangunan yang akan berlangsung dalam 2 tahap. Pekerjaan pertama adalah membersihkan kanal yang saat ini menjadi rumah bagi gulma dan sampah. Aswin telah mengarahkan 250 pekerja kota untuk memulai operasi pembersihan. Pohon di sepanjang kanal juga akan dipangkas secara teratur, dan drainase serta sistem pengolahan kanal akan diubah di beberapa titik di masa mendatang.

Asosiasi Metropolitan Bangkok juga berencana membuat jalan setapak di sepanjang kedua sisi kanal, sebuah proyek yang akan dibayar melalui sumbangan dari bisnis lokal. Aswin berharap semua pekerjaan selesai pada April 2021.

SUMBER: Pos Bangkok

Ikuti terus berita terbaru "Thailand News Today" di sini di The Thaiger.

(sematkan) https://www.youtube.com/watch?v=ckcQL8S-Cg0 (/ embed)

Tetap berhubungan dengan The Thaiger dengan mengikuti kami halaman Facebook.
Jangan pernah melewatkan postingan mendatang oleh mengikuti The Thaiger.