Uang korupsi Jiwasraya digunakan untuk berjudi di kasino-kasino Singapura

Jakarta (ANTARA) – Heru Hidayat, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), mencuci uang dengan berjudi di kasino di luar negeri, menggunakan uang yang diduga berasal dari korupsi dalam pengelolaan dana investasi PT Jiwasraya milik negara, kata penuntut umum Jaksa Agung Indonesia.

Uang yang diperoleh dari korupsi di asuransi kesehatan negara Indonesia dicuci di kasino yang berlokasi di Singapura, Selandia Baru, dan Makau.

"Terdakwa Heru Hidayat menyembunyikan asal asli, sumber, lokasi, penunjukan, atau kepemilikan aset dengan menempatkan uang di rekening Freddy Gunawan dengan tujuan untuk menutupi asal aset," kata Jaksa Penuntut Umum Bima Suprayoga saat sidang di Jakarta Pengadilan Tipikor, di sini, Rabu.

Hidayat didakwa dalam kasus ini karena melakukan tindak pidana pencucian uang akibat korupsi dalam pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp16.807 triliun.

Menurut jaksa, Gunawan menggunakan aset itu untuk melunasi hutang judi kasino.

"Uang itu ditempatkan di rekening giro Financial institution BCA nomor 3863008979 untuk melakukan pembayaran perjudian (kasino)," kata jaksa Bima.

Jaksa mengutip setidaknya tiga kasino. Pada 24 Maret 2015, uang korupsi sebesar Rp912 juta digunakan untuk melakukan pembayaran di kasino Marina Bay Sands (MBS), sedangkan pada 18 Juni 2015, sejumlah Rp690 juta dibayarkan ke kasino MBS.

Pada 14 Desember 2015, whole Rp900 juta dibayarkan ke kasino Resort World Sentosa (RWS) dan lagi Rp500 juta ke kasino RWS pada 23 Desember 2015.

Pada 22 Januari 2016, sekitar Rp1 miliar dibayarkan ke kasino MBS dan RWS.

Pada 17 Maret 2016, whole Rp500 juta dibayarkan ke kasino RWS.

Pada 29 April 2016, sekitar Rp500 juta dibayarkan ke kasino MBS. Pada 16 Mei 2016, whole Rp500 juta dibayarkan ke kasino RWS.

Pada 7 Juni 2016, sekitar Rp3miliar dibayarkan ke kasino Sky Metropolis di Selandia Baru, sedangkan pada eight Juni 2016, whole Rp1,5 miliar dibayarkan ke kasino yang sama.

Pada 9 Agustus 2016, sejumlah Rp1,47 miliar dibayarkan kepada RWS.

Pada 6 September 2016, whole Rp2,2 miliar dibayarkan ke kasino MGM di Makau.

Pada 23 November 2016, sekitar Rp5 miliar dibayarkan dalam dua switch, masing-masing Rp2,5 miliar, ke kasino MGM di Makau.

Pada 19 Juli 2013, sejumlah Rp11.070 miliar dibayarkan untuk hutang ke kasino di Makau.

Pada 22 Juli 2013, sekitar Rp10.044 miliar digunakan untuk membayar hutang ke kasino di Macau.

Selain itu, Gunawan menempatkan uang korupsi di Financial institution BCA ke dalam rekening Giro nomor 0827798979.

Pada tanggal 9 Juni 2017, sejumlah Rp4,87 miliar dibayarkan dari akun ini ke kasino RWS di Singapura.

Pada 13 Februari 2018, whole Rp2,5 miliar digunakan untuk merenovasi lantai four sebuah bangunan di Pantai Indah Kapuk.

Pada 9 April 2018, sekitar Rp4 miliar digunakan untuk membangun kapal pinisi di Bira, Sulawesi Selatan.

Karena kejahatannya, Heru didakwa melanggar pasal three atau pasal four UU No. eight tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang atas pencucian uang aktif, dengan hukuman penjara maksimum 20 tahun dan denda Rp10 milyar.

Sehubungan dengan dakwaan, Heru akan mengajukan pengecualian.

Berita Terkait: Korupsi mengkhianati nilai-nilai Pancasila: Ketua Badan Anti-korupsi

Berita Terkait: Tidak ada rencana untuk membebaskan narapidana korupsi karena kekhawatiran COVID-19: Jokowi